BAB 30 PERPISAHAN

2958 Words

Hiruk pikuk jalan kota terlihat lenggang di depan sana. Mobil besi berisikan dua orang anak manusia merayap mulus di atas aspal yang panas. Lessa mengembuskan napasnya. Menggenggam erat kotak bening di pangkuannya. Dia melirik orang yang ada di sebelahnya. Masih tidak percaya kalau orang itu mau mengantarnya ke sekolah. Lessa menelan salivanya. Otaknya berputar mengingat kejadian kemarin malam. Lessa jadi bertanya-tanya tentang alasan Dika mau menemaninya sepanjang malam. Bahkan, tangan besar Dika masih setia memeluknya hingga fajar datang. Lessa mengembuskan napas berat berkali-kali. Sangat terdengar jelas jika dia minta diperhatikan. Dika yang menyadari itu langsung memutar kedua matanya dengan malas. "Lo bengek?" "Iya." Dika menyeringai. Memberhentikan mobil mereka karena terjebak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD