Ikaz dan Minak mulai menyerang Izakuta dengan sihirnya. Mereka menggabungkan kekuatan agar efek kerusakan Izakuta semakin besar. Petir Ikaz dan api keemasan Minak ditembakkan dengan segenap tenaga ke arah Izakuta. Cahaya keperakan berpadu keemasan melesat menyilaukan mata yang melihat. Lalu dengan menggunakan cakar yang mampu mengoyak gunung hingga berkeping-keping mereka menancapkan dalam-dalam untuk mendorong tubuh Izakuta. Tujuannya agar tubuh Izakuta yang terbentuk dari lelehan tanah berpijar bercampur api yang membara bergerak dari kawah hingga mudah di hancurkan. Bagaimanapun Izakuta tidak akan pernah musnah jika dia tetap di dalam kawah gunung berapi. "Sekarang! " perintah Minak. 'Serang! " teriak Pheon menanggapi perintah Minak. Teriakan Pheon menyadarkan para raja yang terteg

