Pikiran Saka bisa digambarkan dengan ruangan di dalam kotak yang berisi kegelapan. Tanpa ada celah sedikit pun untuk ditembus cahaya. Gelap, tertutup dan dingin. Hanya ada satu cara untuk menyadarkannya, yaitu menghancurkan kotak itu dengan sebuah keinginan kuat. Keinginan yang harus timbul dari dalam diri Saka sendiri. Rasa sedih dan tidak berdaya karena matanya menangkap gadis tergeletak mulai mendobrak kotak hitam pikirannya tadi. Kesadaran yang perlahan muncul merambat seperti retakan telur. Retakan itu terus membesar mendorong kegelapan yang menguasai jiwa Saka dan menyingkirkannya. "Saaakii...Grrrhh! " Naga Saka menunduk-mendongak secara bergantian. Cakar yang dihias sisik tajam berbiruan memegangi kepalanya. Ada pertarungan antara kesadaran dan kegilaan di dalam pikirannya. Sak

