Ucapan dari kedua teman gue teman buat diri ini terpengaruh dan merasa penting untuk memastikan Apakah Mas Indra tahu yang sebenarnya, terlibat atau tidak. Karena merasa sakit dan masih gemetar aku putuskan untuk minta izin kepada Irma dan pulang. Teman sekaligus pimpinanku yang saat itu berada di luar butik segera mengingatkan dan mengizinkanku untuk pulang. Aku berterima kasih padanya dan sesaat kemudian meluncur pergi. Tidak langsung pulang ke rumah aku mampir dulu ke rumah Ibuku untuk menjemput Ambar dan menceritakan apa yang terjadi kepada kedua orang tuaku yang kini sudah bahagia menikmati hari tuanya sebagai pensiunan. Sebenarnya aku tidak ingin mengganggu ketenangan mereka dan membuat mereka khawatir tapi, aku tidak punya pilihan lain selain ini. Saat mematikan motor dan kebetu

