Shayrin sangat susah mendekati Zefran lagi.Ia sudah berusaha tapi Zefran masih saja menolak."Guys gue mesti gimana coba? Zefran belum mau buka hatinya buat gue."Curhat Shayrin pada ke dua sahabatnya. "Resiko Rin, loe harus berjuang lebih keras lagi,"balas Amel sambil ngemil dan dengerin curhatan Shayrin di kamarnya. "Loe udah fix mau lepasin Arfan gitu?"tanya Maysha. "Iya gue milih Zefran. Dia lebih dewasa walaupun masih sangat muda." "Apa kita bilang dulu, benerkan? Usia itu gak mempengaruhi kedewasaan,"crocos Amel. "Iya gue baru tau. Zefran yang gue kira bocah banget karena suka minum s**u, hobby nonton kartun dan koleksi baju kartun gue ilfeel, eh taunya dia lebih dewasa dari Arfan yang omongannya tinggi dan berpakaian rapih." "Loe sih di bilangin susah,"cibir Maysha. "Ahhhhh gu

