25

1138 Words

Ting tong.... Ting tong.... Suara bel terdengar ketika Riana dan Dion tengah menikmati waktu bersama buah hati di ruang keluarga. Jam dinding sendiri telah menunjukkan pukul satu siang. Mereka berdua agak heran ada tamu yang datang pada saat jam istirahat, pasalnya mereka tak memiliki janji bertemu dengan para sahabat. Dion melangkah gontai menuju pintu utama. Rahang wajahnya mendadak mengeras, telapak tangannya juga mengepal kuat tatkala menyaksikan orang yang berdiri di depan pintu tak lain adalah rivalnya. "Ckck mau apa lagi lo datang ke sini?!" tanya Dion nada bicaranya sangat tidak bersahabat. Pradana hanya memasang muka datar, dia berkunjung dengan maksud baik-baik. "Gue cuma pengen jenguk anak kalian, bukan nyari masalah. Jadi, tolong bersikap tenang." pria itu memperingatkan. D

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD