Bab 44 Senjata Makan Tuan

1514 Words

Pov : Arina "Rin, gimana kandunganmu? Sudah enakan atau masih sering mual?" Suara ibu terdengar begitu cemas dari seberang. Sejak tahu aku hamil, ibu mulai perhatian padaku. Berubah cukup drastis. Mungkin karena aku juga tulus merawat ibu saat dia stroke beberapa minggu lalu. Meski kini masih belum bisa menggerakkan sebagian anggota badannya, tapi kini ibu sudah mulai bisa duduk di kursi roda sendiri tanpa bantuan siapa pun. "Alhamdulillah sehat, Bu. Masih jalan sepuluh minggu, jadi masih ada mual-mual, Bu. Tapi ini aku paksa makan meski sedikit, yang penting s**u sama vitamin masuk kok," balasku kemudian. "Alhamdulillah kalau begitu, Rin. Ibu khawatir kamu kenapa-kenapa aja soalnya beberapa hari ini nggak datang ke rumah." "Iya, maaf ya, Bu. Aku nggak enak badan beberapa hari ini

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD