ADEGAN SESUAI

500 Words
Aku duduk anteng aja gak perduli laki-laki di samping ku, siapa suruh bikin Aku hampir celaka ya tanggung akibat nya. sepanjang perjalanan Aku gak noleh liat Dia, ee Dia juga ngak bersuara bikin Aku jadi gak enak perasaan.seoalah-olah Aku manusia gak tau di untung, udah bagus Dia mau bertanggung jawab. Aku terus larut dengan pemikiran ku, ngak terasa Mobil yang aku naiki sudah masuk parkiran Mall. REGINA gelisah dalam gendongan, Aku memeriksa apa penyebab putri Ku gak nyaman. ternyata Pempers yang di pake REGINA sudah lumayan penuh, membuat nya gak nyaman. Aku harus menunggu Karena Saat ini Mobil yang ku tumpangi sedang atrek untuk parkir dengan benar. setelah Mobil Mati mesin Aku buru-buru Buka pintu untuk turun, gimana cobak caraku ganti Pempers REGINA Kalau masih dalam pangkuan ku. Aku meletakan anak ku dengan hati-hati di bangku tempat ku duduk tadi, Aku Ingin membersih kan anak Ku. tapi setelah aku Buka semua aku kesulitan untuk mengambil Pempers dan tisyu di bagasi, gak mungkin aku tinggalin Anak ku si kursi Mobil. Aku takut dia jatuh, seperti tau kegelisahan ku tampa aku suruh laki-laki itu membantuku. Dia mengambil apa yang aku butuh kan, malu sebenar nya tapi mau gimana lagi. sebagai seorang ibu Aku memang bodoh ngak pernah mau belajar Cara ngurus bayi, REGINA bayi pertama ku. ini tisyu dan ini Pempers nya"...dia menyodor kan apa yang Aku butuh kan. Aku menerima tampa sengaja tangan kami bersentuhan, akibat sentuhan itu ngak tau kenapa jantung ku berdetak lebih cepat. buru-buru aku ngurus Anak ku takut masuk angin Karena kelamaan di Buka. Dia terus perhatikan Cara ku membersihkan dan memakaikan permpers anak ku, setelah bersih Aku kembali menggendong REGINA. yang bikin Aku tambah ngak enak hati, Dia mungutin Pempers juga tisyu yang tadi bekas REGINA pake dan di buang ke tong sampah. sempat terfikir oleh ku seandai nya mas WIJAYA mau melakukan itu, tapi buru-buru Aku tepis fikiran mustahil itu. udah YU, yok kita Cari koper ".... ucap nya setelah balik dari buang sampah Pempers REGINA, Aku ngikutin Dia dari belakang. seumur aku menikah dengan mas WIJAYA, gak pernah sekali pun mas WIJAYA bawa aku keluar untuk rifresing atau sekedar belanja kebutuhan rumah. mas WIJAYA terlalu sibuk dan Aku gak pernah membantah apa kemauan nya, Aku gak tau kenapa Aku bisa mengharap mas WIJAYA lah yang sekarang berada di dekat ku. loh mas kok di biarin istri nya jalan di belakang, mana bawa bayi lagi"...celetuk salah satu Pelanggan Mall yang ternyata dari tadi meratiin kami. ya Bu istri saya lagi ngambek ini "... ucap nya tampa dosa sambil merangkul bahu ku, jelas Aku risih langsung tampa aba-aba Aku sikut perut nya. Dia mengaduh membuat si ibu nyerocos lagi, ya mau gak mau Aku coba ngikuti Adengan sesuai peran istri yang lemah lembut. padahal Aku muak setengah Mati. tiba di stand bagian tas Aku males masuk jadi ku suruh aja dia yang masuk dan Pilihin koper buat aku. Dia gak protes langsung masuk, aku nunggu di luar bareng REGINA. itung-itung istirahat lah pegel juga kaki ku
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD