Baru saja Rio tertidur 20 menit ada seseorang yang mengetuk pintu kamar hotelnya. Rio mengucek matanya yang berat tapi sudah tidak seberat tadi. Kemudian duduk dipinggiran ranjang. 20 menit sudah lebih dari cukup untuk Rio istirahat. Dan sekarang pekerjaan sudah menunggunya. Kemudian ia melangkah ke arah pintu. Memutar kuncinya lalu membuka pintu perlahan. Awalnya Rio hanya membukanya sedikit. Setelah tau siapa yang datang ia membuka pintunya lebar-lebar. Seseorang itu langsung masuk dengan membawa sebuah tablet di tanganya. Rambutnya yqng berwarna coklat disanggul ke atas. Sehingga leher jenjangnya terekspos. Matanya yang tajam bak elang menelusuri setiap sudut ruangan kamar hotel Rio yang sedikit berantakkan. Rio menyusul wanita itu dengan duduk di sofa

