Ojol 23 Gue nggak tau udah berapa banyak peluh yang keluar di dahi gue saat mencari sebuah benda yang entah terselip di mana. Mengedarkan pandangan mengelilingi sudut ruangan yang di peruntukan menjadi tempat penyimpanan. Ada banyak tumpukkan barang yang sudah tak terpakai tersimpan di sini. Agak kesel juga sih, dari tadi cari nggak dapet dapet. Semua udah gue bongkar tapi tetap saja nggak ketemu. Bahkan sampai gudang yang tadinya rapih jadi berantakan karena ulah gue. "Nyariin apa sih, Jo, perasaan dari tadi nggak selesai-selesai?" Suara itu membuat gue menoleh seketika, suara yang gue anggap sebagai suara surga, karena gue yakin mamak pasti tau di mana tempat gue menyimpan barang itu. Karena mamak itu seolah GPS-nya rumah ini, jadi di manapun tempat barang disimpan, mamak pasti tau

