Part 24

1991 Words

Lambert Corp Nadin baru saja keluar dari lift menuju ruangan si pria arrogant. Siapa lagi kalau bukan Elgan, yang Cia sebut si Kulkas Rusak. Suara stilettonya menggema saat menuju ruangan Elgan. Tidak jauh di depannya tampak Niko yang sedang sibuk dengan laptop yang menyala. Jari-jarinya dengan lincah menari di atas keyboard. Dengan semangat, Nadin menghampiri Niko yang saat ini belum menyadari kehadirannya. Bahkan, saat sudah berdiri di samping pria itu pun, Niko juga belum menyadarinya. Nadin mengamati wajah Niko yang tampak serius, mata tajamnya menatap lurus layar di depannya seakan menghunus benda datar tersebut. Nadin menunduk dan mendekatkan wajahnya di samping wajah kekasihnya tersebut. "Ehem.." Nadin berdehem tepat di telingan Niko. Refleks Niko langsung menoleh ke samping

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD