“Saya sangat bangga dengan mereka. Hm…, saya bukan berasal dari keluarga berada. Bahkan boleh dikatakan sangat pas-pasan. Mungkin saya sudah terbiasa dengan keadaan itu hingga sampai sekarang saya terbiasa hidup hemat.” Raymond manggut-manggut. “Tapi sekarang kamu memiliki segalanya kan?” “Iya.” Carla mengunyah makanannya dengan pelan sambil memikirkan sesuatu. “Saya punya banyak uang, beberapa aset, juga bisnis kecil-kecilan yang dikelola dua adik saya di Semarang. Hidup saya sangat sempurna. Memiliki orang tua yang sangat memperhatikan saya,” “Wah. Keren sekali,” puji Raymond. “Saya yakin ke depan hidup saya sangat terjamin. Saya selalu mengingat orang-orang yang mendukung hidup saya dan akan jamin juga kebahagiaan mereka.” Raymond berdecak kagum. Carla benar-benar perempuan pekerj

