Bianca yang kini merasakan dua jari Raymond yang memainkan miliknya dengan lincah, kontan mengerang nikmat. "Gemesin banget kamu, Bianca," goda Raymond. Dia suka sekali melihat wajah Bianca saat menikmati sentuhan mautnya. "Raymooond. Pleaseeee," erang Bianca lagi. Dia mulai merasakan getaran di seputar pinggulnya. Ingin menyempurnakan kepuasan istrinya, Raymond hujamkan kembali kepalanya ke sela paha istrinya dengan jari-jari masih bermain di seputar milik Bianca lebih dalam. Bianca benar-benar kejang. Dia menjerit sebebas mungkin karena kepuasan mendera ke sekujur tubuhnya. Dia sebut nama suaminya berulang-ulang. Raymond tertawa renyah. Bahagia rasanya melihat istrinya puas akibat sentuhannya. *** Tubuh Raymond dan Bianca masih berada di balik selimut putih tebal pagi itu. Keduany
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


