Bahagia Raymond

1134 Words

Raymond yang sudah bersih dan berganti pakaian dengan piyama tidur, menghempaskan tubuhnya di atas kasur. Ada ponsel yang berada di dalam genggamannya. “Hai!” Raymond tertawa renyah melihat Bianca di layar ponselnya. “Jangan wajah kamu saja, Bian. Mana milikku yang lain?” Terdengar tawa manja Bianca. Dia tampak menjauhkan ponsel dari wajahnya agar seluruh tubuhnya terlihat jelas oleh suaminya. Mata Raymond terbelalak saat melihat tubuh indah nan seksi Bianca yang dibalut dengan lingeri minidress hitam dengan cardigan transparan berbahan satin. Matanya sontak tertuju ke perut mulus Bianca yang terlihat sangat menggoda. Apalagi saat melihat titik pusar Bianca yang tertutup cardigan transparan. Raymond sampai-sampai meneguk ludahnya berkali-kali. “Ooo. Baru lagi? Apa ini hadiah dari

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD