Chapter 34. Attack Di sebuah bangunan tua yang tampak tidak terawat karena sudah lama sekali tidak berpenghuni, tampak duduk seorang wanita dengan tangan dan kaki terikat serta mulut yang tertutup kain yang diikat di belakang. Didekatnya juga terlihat dua orang laki-laki yang berperawakan besar tengah tertidur. Wanita itu terlihat lemas. Tidak berselang lama dia mulai membuka matanya. Pengaruh dari obat bius yang tadi digunakan untuk membekap mulutnya sudah mulai habis. wanita yang tidak lain adalah Kanaya itu membuka matanya perlahan. Efek dari obat bius masih dia rasakan. Kepalanya terasa pusing. Matanya pun masih sedikit kabur. Tapi dia mencoba memikirkan kembali yang sudah terjadi. Dia teringat kalau barusan dia bertemu Jessi dia kemudian dia tidak sadarkan diri. Dia ingat kalau d

