Epilog

2081 Words

EPILOG Suasana sangat gaduh di mansion setiap pagi menjelang. “Mom, kemeja putihku kemana, Daffa sudah mencarinya di lemari  kenapa  tidak ada ya mom,” kali suara Daffa menginterupsi kegiatan memasakku, segera kuserahkan masakanku kepada pembantu di sana, aku memang sudah terbiasa menyiapkan sarapan keluargaku, bahkan saat aku masih menikah dengan Aby, dan kini berlanjut sampai sekarang, Jashon sangat menyukai masakanku, makanya aku semangat untuk memasak, aku berjalan ke arah kamar Daffa, kamarnya terlihat acak acakan. “Kau apakan kamarmu, hmm,” tanyaku padanya “Aku tadi mencari tugas sekolahku mom, seingatku kutaruh di meja, tapi tadi pagi aku tidak menemukannya, jadi ya begitu deh mom, aku mencari di mana mana,” cicitnya, dia memang anak tertuaku tapi sifat cerobohnya tidak juga h

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD