Chapter 38. Permintaan Maaf Kanaya pov “Sejak bertemu denganmu, aku hanya bercinta denganmu, dan selama kami berhubungan intim, aku selalu memakai pengaman. Tapi untuk ketenanganmu, kita akan periksa,” kujawab dengan anggukan. Jashon bangkit dan duduk di sebelahku, setelah aku sedikit menggeser tubuhku memberi tempat di sebelahku pada Jashon. Seakan tau apa mauku, Jashon ikut berbaring di sebelahku, memelukku dengan mesra. Berharap tidak adalagi yang akan merusak kebahagiaan mereka. Seorang wanita di atas kursi roda terlihat menyusuri lorong di rumah sakit dengan dibantu oleh seorang suster yang mendorong kursi rodanya. banyak hal yang terpikir dalam otaknya. Dia bertekad akan menyelesaikan urusannya dengan pasangan itu. Dia tidak perduli akhirnya akan dimasukkan ke dalam penjara

