BAB 26

1031 Words

Bunda membuka pintu ketika terdengar suara bel dari luar. Setelah mengetahui siapa tamu, Bunda segera memesilakan masuk, menyuruhnya duduk di sofa. "Raisa lagi istirahat ya, Tan, kalau gitu nggak usah dibangunin, biar aku aja yang pulang, Tan," ucapnya tidak enak. "Cuma mau serahin piagam sama sertifikat, Tan." "Siapa, Bun?" Suara Raisa terdengar dari atas tangga. "Atha!" Raisa menuruni tangga menghampirinya. "Kamu udah bangun?" "Iya, Bun, Raisa jadi laper nyium aroma masakan Bunda, hehe," jawabnya seraya tersenyum tapi matanya tidak bisa berbohong. Bunda dan Atha bisa membaca kesedihan yang tampak pada mata kemerahannya. Menandakan kalau Raisa habis menangis. Bunda mengajak keduanya untuk masuk ke ruang makan saja. Menikmati sop soto, makanan kesukaan Raisa. "Bunda ke kamar dulu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD