Alasan sebenarnya.

1503 Words

Pagi ini Jasmine sudah rapi dengan seragam dan tas sekolah. Rambut cantik miliknya digerai, dengan jepitan warna pink menambah kesan imut pada gadis itu. Setelah memeriksa semua perlengkapan sekolahnya, Jasmine keluar kamar untuk berpamitan dengan orang tuanya. Sejak SD, Jasmine memang sangat jarang sarapan. Hal itu menjadi kebiasaan hingga dirinya menduduki bangku SMA. Jasmine menuju dapur melihat Yuli yang sedang mempersiapkan bekal untuk makan siang Papanya. "Ma, Jasmine sekolah dulu," pamit Jasmine memberikan tangan untuk salim. Yuli menghela napas berat. "Kamu lupa atau gimana? Kamu kan enggak sekolah lagi Jasmine. Semalam, Mama suruh kamu jaga warung pagi-pagi." Bagai disambar petir. Fakta itu membuatnya sadar. Jasmine kembali kecewa. Mood Jasmine benar-benar rusak pagi ini. Sem

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD