Jika akhirnya kau akan pergi, kenapa harus repot-repot meninggalkan kenangan indah? -Sejo ~~~ Mercedes Benz hitam milik Jere perlahan pergi meninggalkan basement apartemen. Dia mengacak rambut merasa kesal karena terus memikirkan gadis yang sepatutnya ia lupakan. 'Apa seminggu bersamanya, buat gue suka sama dia?' 'Jangan main-main Jere! Lo cuma kasihan sama dia,' gumam Jere lagi-lagi. Jere memukul setir tanpa sadar saat melihat nama seseorang tertera di layar ponselnya. "Mau apa lagi, dia?" gerutu Jere menekan tombol telepon pada setir mobilnya untuk meengangkat telepon tersebut. "Apaan?" "Gimana kerjaan lo?" "Udah selesai. Enggak usah ganggu gue, lagi!" "Terus lu tinggalin d

