“Selamat makan~” Alan mengambil ayam dengan saus blackpepper yang tadi ia pesan. Lalu memberikan ayam dengan saus keju kearah Kiara. “Punya lo beneran enak?” gumam Kiara yang membuat Alan mendongakkan kepalanya, menatapnya. Lelaki itu tak langsung menjawab, melainkan menatap Kiara dengan wajah bingungnya. “Apa?” tanyanya. “Maksud gue, ayam yang lo pesan apa beneran lebih enak? Gue kan tadi nggak tau kalau lo yang punya café ini. Jadi gue pikir lo tadi cuma asal ngomong,” Kiara menatap Alan dengan wajah gengsinya. “Yaudah, makan aja ayam yang kata lo super enak itu. Anggep aja gue nggak ngomong apa-apa,” lanjut Kiara dengan cepat tak luput tampang kesalnya. Alan lantas terkekeh, lalu mengambil makanan milik Kiara dan menyodorkan miliknya.

