Bab 70

1507 Words

"Iya, warnain boleh?" tanya Dellia yang bercanda, karena pasti Adam akan melarang. "Eh jangan, bagus hitam gini. Mas nggak izinin." Adam tidak suka rambut kesayangannya diubah. "Yaudah udah dulu ya." Dellie melepaskan tangan Adam dari rambutnya. "Mau diikat dulu rambutnya, kalau nggak diikat panas kan mau masak," jelas Dellia, ia bersiap dengan mengumpulkan semua helaian rambutnya menjadi satu. "Biar aku ikat ya," ujar Adam. "Emang bisa?" Dellia sedikit berbalik menatapi Adam. Tanpa disangka, Adam menggunakan kesempatan itu untuk mengecup bibirnya. Pipi Dellia entah kenapa jadi memerah, padahal hal ini sudah bisa terjadi. "Kenapa jadi memerah?" Adam mencolek pipi Dellia gemas. "Ini lihat." Adam menunjuk lehernya yang memerah. "Apasih Mas," ucap Dellia yang menunduk dengan malu.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD