Bab 72

1625 Words

Marco yang tampak tenang berbeda dengan Adam yang udah mengempalkan tangannya dengan erat. Tangan Adam sudah gatal ingin memberikan pelajaran bagi orang yang sudah mengusik kehidupannya. Rasa benci yang sebelumnya hilang kini muncul kembali. Adam sudah memaafkan dan menerima semuanya tentang bagaimana dulu mereka selalu menyakiti satu sama lain. Dan kini Marco kembali membuat Adam terganggu. Pria itu malah tampak tidak merasa bersalah sama sekali, seharusnya Marco meminta maaf karena sudah membuat Adam dan Dellia panik. "Halo," sapa Marco dengan santai dan malah berjalan mendekat. Karena sudah tidak tahan lagi, Adam langsung berjalan cepat sedikit berlari ke arah Adam dan langsung memberikan pukulan dengan sekuat tenaganya. "Pria b******k, berani sekali lo membawa lari anak gue. Suda

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD