Setelah petang datang menggantikan siang. Putra mahkota duduk merenung di paviliunnya. Ia sedang memikirkan hari esok. Sebab besok putra mahkota Argan sudah berjanji pada Vega akan menemui kakek Noah bersamanya. Putra mahkota Argan pun akan memberikan informasi yang baru saja ia temukan siang ini. Putra mahkota berjalan mendekati jendela paviliunnya. Ia menatap jauh langit malam. Perasaannya berkecamuk menahan rasa penasaran dengan semua teka-teki yang seakan berhubungan satu sama lain. Putra mahkota Argan pun memikirkan acara pesta ulang tahunnya yang akan diadakan besok malam. Ia masih enggan jika dijodohkan dengan gadis yang sama sekali belum ia kenal. Dilema sedang melanda hati dan pikiran putra mahkota Argan. “Tanggung jawab ini sungguh berat... Apakah aku bisa melalui semua ini? Ra

