"Pak , ntar setelah lampu merah , belok ke kanan pak "
"Baik den "
"Kamu ngapain sih yang? " Ucap lea yg mulai bingung dgn apa yg dilakukan leo
"Itu aku lg liatin mobil belakang , kayaknya dia dr td ngikutin mobil kita"
Lea segera melihat ke arah belakang dan ternyata mobil itu masih tetap saja mengikuti mereka.
Akhirnya leo pun berencana untuk bertukar posisi menyetir.
"Pak biar saya aj yg menyetir dan lea tolong kamu ambil senjata di bawah tempat duduk mu" perintah leo
Pak supir langsung memberikan kemudinya kepada leo dan dgn cepat leo sdh duduk di kursi pengemudi. Sedangkan lea juga sdh berhasil mendapatkan senjata yg dikatakan oleh leo.
"Sdh le"
"Kalau gitu coba kamu tembak salah satu ban mobil itu"
"Okay le"
Perlahan lea mengeluarkan ujung senjatanya lewat jendela mobil lalu membidik ban mobil belakang tersebut.
Setelah berhasil membidiknya , lea langsung menarik pelatuk senjata itu.
Dorr
Hanya sekali tembakan , tembakan lea berhasil mengenai mobil ban belakang itu.
Leo yg melihat mobil belakang sdh mulai oleng , langsung menancap gas ke suatu tempat.Sesampainya di sana…
"Ayuk turun dan pak tolong kopernya dibawa turun juga ya " ucap leo yg sdh mematikan mesin mobilnya
"Baik den"
Setelah pak supir selesai menurunkan koler mereka.
"Oh ya pak , bapak blh langsung pulang ke rmh aj , nanti kalau mom dan dad tanya bilang aj saya tdk jd pulang" lanjut leo
"Baik den , kalau begitu saya permisi dulu" ucap pak supir setelah selesai menurunkan koper mereka
"Ini kita dmn le?" Ucap lea yg mulai bingung
"Kita berada di markas lama ku sayang"
"Untuk apa kamu membawaku kemari? Kamu mau membunuhku?" Curiga lea
"Ya enggak lah sayang , untuk skrg ini adalah tempat yang paling aman untuk kita , karna tdk ad yg mengetahui lokasi ini"
"Dan kita akan tinggal di sini untuk beberapa hari , kamu tidak apa kan yank?" Lanjut leo
Lea hanya mengangguk kepala nya tanda setuju. Setelah itu mereka pun masuk ke dlm rumah itu.
"Kamu istirahat aj dulu hon" ucap leo sambil menunjukkan lea dmn kamar mereka
Sesampainya di kamar mereka , lea langsung naik ke atas tempat tidur dan berbaring di sana , begitu juga dgn leo.
"Kira" siapa ya yank yg mengikuti mobil kita td?" Tanya lea
"Hmm paling juga org suruhannya liam "
"Kamu gak suruh orang buat cari tahu?"
"Entar lah , paling aku suruh Rico buat cari tau , ya udah kamu skrg tdr aja dulu "
Lea hanya mengangguk lalu menutup matanya. Setelahnya leo pun bgn dan berjalan keluar kamar sambil mengambil ponselnya.
Tuut tuut tuut
"Halo ric "
"Iya pak , ad ap?"
"Tolong kamu cari tau pemilik mobil dgn plat nomor b **** tys lalu secepatnya kamu informasi kan kepada saya"
"Baik pak "
Setelahnya selesai menelpon rico , leo pun kembali ke kamarnya dan ikut tertidur bersama lea.
Di Tempat lain , org yg td mengikuti mobil lea dan leo lalu menelpon bosnya itu.
"Halo pak , maaf saya kehilangan jejak mereka"
"Kamu bagaimana sih , mengikuti orang aj tidak bisa , ya udah skrg cari keberadaan mereka "
"Baik pak"
"Sial , ngikutin org aj susah" ucap org itu sambil menelpon kembali seseorang
"Halo mel , tolong lu cari keberadaan leo dan lea skrg"
"Loh , kok gw jd nya , bukannya lu yg cari?"
"Iya , tp anak buah gw gagal nemuin mereka"
"Ya udh , bsk gw kasih tau ke lu mereka dmn"
Ia langsung memutuskan panggilannya secara sepihak dan mulai merencanakan rencana baru nya untuk menghancurkan pasangan itu.
Kembali ke lea yg akhirnya sdh bgn dr tdrnya dan melihat disampingnya leo yg sedang tidur sambil memeluk pinggangnya itu. Lalu , perlahan lea melepaskan pelukannya agar leo tdk bgn dr tidurnya itu.
Setelah berhasil melepaskannya , lalu ia keluar dari kamarnya dan berkeliling melihat isi markas leo.
Markasnya tdk terlalu besar , hanya terdapat 3 kamar , 1 kamar berisikan tempat tidur , 1 kamar untuk menaruh beberapa bahan makanan dan yg terakhir berisikan senjata".
Dikamar , leo yg merasa tangannya kosong mulai terbangun dr tidurnya dan melihat disampingnya sdh tdk ad org. Ia mulai bgn dan mencari dmn lea berada.
Setelah itu ia pun keluar dr kamar dan melihat lea duduk di meja depan kamar itu. Lalu leo pun mengikuti lea dgn duduk di sampingnya.
"Knp kamu cepat sekali bangunnya" tanya leo sambil menyandarkan kepalanya ke pundak lea
"Sdh tdk bisa tdr le"
"Mengapa?"
"Entah lah , hanya ada beberapa pikiran di kepala ku le"
Leo yg melihatnya mulai sedih melihat istri tercinta nya itu. Ia mulai mencari cara agar lea bisa kembali ceria.
"Hmm yank , mau pergi ke suatu tempat?"ajak leo
"Kemana le , bukankah kita baru pulang dari italia , besok juga kan kita udah mulai kerja "
"Ya jgn kerja dulu , kita jalan" lg mau gk?"
"Emg mau ke mana lg sih?"
"Udh kamu ikut aku aj , yg penting kamu kamu gk?"
"Hmm… sebenarnya aku takut yank , bagaimana kalau ada yg ngikutin kita lg"
"Kali ini gk akan ada yg bisa ikutin kita lg kok , aku janji sayang"
"Okay , lalu kapan kita akan berangkat?"
"Besok pagi kita akan berangkat"
"Lalu , kita akan berapa hari berada di sana?"
"Terserah kamu sayang , kalau kamu sudah merasa ingin pulang , baru kita akan pulang"
"Lalu bagaimana dgn kantor kita ?"
"Kantor ku akan jerry yg tangani sedangkan kantormu akan ku kirim rico untuk menanganinya bagaimana?"
"Baiklah , aku setuju denganmu"
Leo yg senang mendengar usulannya disetujui oleh lea dan malam harinya lea mulai memasukkan kembali baju" nya ke dalam koper sedangkan leo sedang menelpon seseorang di luar markasnya itu.
"Sdh kamu tangkap pelaku itu?" Tanya leo
"Sdh pak , selanjutnya apa yg harus saya lakukan?"
"Kamu tinggal jaga org itu sampai saya datang"
"Baik pak"
Setelah menutup tlp nya , leo kembali masuk ke dalam kamarnya menemui lea
"Yank , aku pergi bentar ya , mau beli makanan untuk besok" bohong leo
"Aku ikut….."
"Gk ush sayang , kamu disini aj , aku cuman sebentar kok , nanti pintunya aku kunci dr luar jd gak mungkin ada yg bisa masuk kecuali aku oke"
Lea hanya mengangguk setuju lalu leo mencium kening lea dan pergi meninggalkannya. Setelah itu leo langsung berangkat ke tempat itu.
Sesampainya disana leo langsung turun dan menemui seseorang itu.
"Selamat malam pak"
"Dmn org itu berada?" Tanya leo
"Di dlm pak , silahkan masuk"