7

1122 Words
1 minggu telah berlalu , leo dan lea juga sdh kembali ke tanah air. Semenjak kejadian yang meneror lea dan leo , mereka pun lebih waspada terhadap sekitar. Sesampainya di rumah , lea dan leo sdh kembali bekerja seperti biasanya. Tak terasa weekend pun tiba , rencananya mereka akan pergi ke mall untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari. "Le, ke mall yuk sekalian belanja , soalnya stock di rumah udah pada habis" ucap lea "Yodah yuk , mau langsung berangkat atau kamu mau siap" dulu?" "Aku siap" dulu , ntar kalau udah aku bilang kamu" "Ya udah aku langsung tunggu di bawah ya" "Okay yank" Lea langsung pergi ke kamar untuk bersiap-siap. Sesampainya di kamar , lea yang seperti mempunyai firasat buruk Ia pun akhirnya membawa senjatanya lalu menaruhnya ke kantung celana belakang nya , hanya untuk berjaga-jaga. Selesai bersiap-siap lea segera turun ke bawah menemui leo. "Yank aku udah siap" "Okay yuk kita berangkat" ucap leo sambil merangkul lea Sesampainya di mall "Yank ke cafe dulu yuk, aku lg pengen makan yg manis" deh" ucap lea sambil menggandeng tangan leo "Ya udh yuk" Sesampainya di sebuah cafe "Kamu mau pesen ap yank?" Tanya leo "Aku mau red velvet cake sama lava cake aj yank " "Minum?" "Ntar minum punya kamu aj yank hehe blh ya" "Iya boleh kok , ya udah aku pesan makanan dulu ya , kamu tunggu aj di sini oke" ucap leo sambil berjalan menuju kasir " Oke yank " Sambil menunggu leo pesen makanan , lea pun mengecek email yang masuk ke hpnya. Sdh hampir 30 menit lea menunggu leo , akan tetapi sampai skrg leo blm juga kembali. Akhirnya lea berjalan ke arah kasir untuk menanyakan leo. "Permisi mbak, td suami saya ada pesan makanan disini , terus mbak ad liat dia langsung kemana gak ya?" Tanya lea "Oh ,td masnya setelah pesan makanan langsung ke luar cafe mbak sama temennya" jawab mbak kasirnya "Temen nya?" "Iya , kelihatannya akrab bgt. Trs temen nya juga ad nitip surat ini , katanya kalau istrinya nyariin langsung kasih ini aj ke istrinya aj " jawab mbak kasirnya sambil memberi gw surat nya "Oh oke deh mbak , terima kasih" Setelah mendapatkan surat itu , lea segera membuka isi surat tersebut. Isi surat dari tersebut... Hai sayang Skrg suami kamu udh di tangan aku Kamu tenang saja suami kamu aman kok sama aku Untuk beberapa jam ini Semoga kita bisa ketemu sayang LH Setelah membaca isi surat tersebut , lea mulai geram dan segera menelpon amel untuk mencari dimana keberadaan liam skrg. Tutt tutt tutt "Halo mel, mel tolong cari keberadaan liam skrg , suami gw di culik sama dia" "Oke le " "Secepatnya langsung kabarin gw ya mel" "Siap le" Setelah menelpon amel , lea segera berlari menuju parkiran mobil. Sesampainya di mobil , lea langsung menancapkan gas , keluar dr gedung mall tersebut. Di perjalanan , tiba" tlp lea berdering. Tringggggg Lea segera mengangkat teleponnya. "Halo mel , udah ketemu?" Tanya lea "Halo le , si liam ad di kantor suami lu, tepatnya di ruangan leo " "Oke deh mel thanks ya "ucap lea langsung menutup tlp sepihak dan segera menuju ke kantor leo. Sesampainya di kantor leo , lea segera berlari menuju lift yang terhubung langsung keruangan leo. Sesampainya di ruangannya , keadaan nya sangat gelap. "Halo sayang , aku gak nyangka kalau kita akan ketemu secepat ini." Ucap seseorang di seberang sana "Sialan lu liam , mana suami gw " "Tenang aja sayang , leo ad di tempat yg aman kok " "Awas aja lu kalau lu menyentuh dia" "Uh..... Takut..... Hahaha emg knp kalau gw nyentuh dia hah?!" "Gw gk akan segan" ngebunuh lu dengan tangan gw sendiri" "Ahh... Takut.... Haha gw gk akan takut lg lea sayang , karna skrg gw udh punya segalanya haha" "HAHA , emg ap yg lu millikin, cuman dendam doang dan lu msh sama seperti dulu ceroboh haha" "Oh.. menantang ya sayang , okay" ucap liam sambil mendekati "Mau ngapain lu deket" hah!? " Ucap gw sambil berjalan mundur ke arah pintu Perlahan , lea bersiap-siap mengambil pistolnya yg berada di saku belakangnya. "Kamu mau lari kemana sayang, kamu gak akan bisa kabur kemana pun" ucap liam yang sdh berada di depan lea dan dengan cepat lea menembakkan pistolnya ke kaki liam. Dorr "Ah.. sialan kau lea, jgn kabur lu" ucap liam sambil memegangi kakinya yang berdarah. Lea pun segera berlari keluar kantor dan menuju ke arah mobil. Sesampainya di mobil ia langsung mengambil ponselnya lalu menelpon seseorang untuk mencari keberadaan leo skrg. "Mel tolong cari keberadaan leo skrg juga dan langsung kabarin gw secepatnya" "Siap le , gw segera tlp lu" "Thankyou mel" "Sama" le" ucap amel sambil menutup tlpnya Sambil menunggu kabar dr amel , lea juga mencari di beberapa tempat yg sekiranya liam menyembunyikan suaminya itu. Sedangkan liam yg td terkena tembakan lea segera dibawa oleh anak buahnya ke tempat seseorang . Sesampainya di sana , liam segera turun dr mobilnya dan memasuki gedung tersebut lalu menaiki lift menuju ruangan seseorang. Setibanya di ruangan itu , liam langsung membuka pintu tersebut. "Untuk apa kau kemari" ucap seseorang di ruangan tersebut "Ah… hanya ingin memberitahu bahwa aku telah berhasil menculik leo" "Sdh tau , lalu untuk apa kau kemari" "Hanya melaporkan itu saja , setelah ini kau urus wanitanya" "Itu gampang , serahkan saja kepadaku" "Jgn sampai kau lukai dia , ingat itu atau perjanjian kita semuanya batal" ucap liam langsung keluar dr ruangan tersebut. Sesampainya di mobil , liam langsung pergi ke tempat dmn leo disekap Sementara itu di tempat lain , leo yang ternyata di bius baru saja sadar lalu melihat sekitarnya. “Ini gw dmn” ucap leo yg msh dalam keadaan pusing “ knp tangan sama kaki gw di ikat pake tali “ ucap leo yg msh bingung dgn keadaan sekitarnya Beberapa menit kemudian terdengar suara orang membuka pintu "Udh bgn rupanya lu" ucap liam sambil membuka pintu “Sialan lu liam , ini gw dmn?” teriak leo “Lu di tempat dimana tidak ada seorangpun yg akan menemukan lu , jd lu tenang aj oke hahaha” “Tenang ap sialan lu , lagian juga ngapain sampek ngiket gw kayak gini juga , lu udh gila ya” ucap leo sambil berusaha ngelepasin iketan talinya "Supaya lu gk bisa kabur dr gw hahaha " "Hah , mau ap lu dr gw hah" "Mau gw? Simple , cuman istri cantik lu doang” Leo yang mendengarnya pun terkejut dgn apa yg diminta oleh liam. “Apa maksudnya hah?!” “Maksud gw udh jelas , gw mau istri lu . Bisa gak lu turutin , kalau bisa lu langsung gw lepasin” ucap liam sambil bermain dgn pistolnya sambil mengarahkan kepada leo
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD