Sepulang berburu foto tepat saat adzan magrib itu, Bhanu langsung menunaikan ibadah shalat magrib setelah mempersilahkan Cecil dan Dharma santai sejenak di rumahnya, sedangkan Yura sudah diantar terlebih dahulu tadi. Setelah Bhanu selesai shalat, dia langsung menghampiri kedua sahabatnya namun tidak menemukan Cecil duduk di ruang tamu. “Cecil mana?” tanyanya dengan kebiasaan mereka yang menggunakan huruf C ketimbang S saat memanggil cewek itu. “Kamar mandi, katanya mukanya kotor banget main hampir seharian.” Sahut Dharma menyandarkan punggungnya kembali setelah meneguk es sirup rasa jeruk buatan mama Bhanu. “Lama amat dah, gue juga mau cuci muka.” “Di depan aja, pake selang di taman noh.” Dharma terjingkat, “Yang bener aja lu.” Katanya lalu menoleh ke luar, “Bagi sabun muka deh.” “H

