Bab 28

1579 Words

Eva dengan lesu memasuki tokonya. Wanita itu kesal bukan main karena sang klien tak kunjung menampakkan batang hidungnya, meski Eva telah menunggu hingga 2 jam lamanya. Nurma yang melihat sang atasan tampak sangat tak bersemangat. Mencoba untuk mengembalikan mood sang bos dengan membuatkan segelas su su coklat panas kesukaan atasannya. Tok tok tok Eva mengangkat kepalanya yang sejak baru masuk tadi, ia telungkupkan di permukaan meja. "Masuk saja Nur," ucap Eva dengan nada lesu. "Aku buatin mbak su su coklat kesukaan mbak," ujar gadis itu tersenyum hangat. Ia tau sesuatu yang tak baik telah terjadi pada bosnya itu. Itu karena ia telah di hubungi oleh asisten dari perusahaan yang hendak mereka ajak bekerjasama, hingga berkali-kali. Telinganya bahkan sampai memanas kala mendengar kalima

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD