Arabela tersenyum lebar kala melihat kedatangan sang anak. Dirinya sempat was-was karena khawatir Dion akan menghindari makan malam keluarga, yang sengaja ia rancang malam ini bersama keluarga Sabina. "Akhirnya kamu datang juga, jantung mama sampe hampir koleps tau tidak." Ujar Arabela berbisik pelan agar tak terdengar oleh tamunya. Namun wanita itu sedikit menjauh kala mencium aroma parfum sang anak bercampur aroma matahari. "Kamu habis dari mana sih? kok aroma tubuh kamu gini amat. Kaya orang habis nguli aja. Buruan mandi habis itu kita makan malam. Mama tunggu, jangan menghindar lagi. Kamu mau bikin malu keluarga kita lagi kalau kabur-kaburan." Bisik Arabela mendorong pelan sang anak menuju tangga. Sabina menatap Dion dengan tatapan tak terbaca. Melihat pakaian Dion ia yakin pria itu

