Bab 17

648 Words

Cloris terbangun dari tidurnya, matanya melirik ke arah jarum jam. "Astaga mengapa sudah siang, padahal aku merasa baru memejamkan mataku," mulut Cloris mengeluarkan uap khas bangun tidurnya. Saat ia sudah rapi dengan baju yang dikenakan, Cloris hanya butuh membaurkan bedak tabur di area wajahnya, mungkin hanya sebagai penyegar dan lipstik berwarna pink glossy untuk warna bibir favoritnya. Beberapa menit kemudian saat Cloris sampai di tempat kerja "Hai Anna, bagaimana kabar anakmu? tanya Cloris dengan mengiris beberapa potongan wortel. "Seperti biasa Clo, sangat rewel," ucap Anna dengan memarutkan keju di atas roti bakar. "Baiklah aku akan mengantarkan pesanan ini dahulu Clo." Anna pergi membawa nampan yang berisi tiga buah roti bakar, dua gelas cocktails dan satu gelas s**u. Cloris

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD