Bab 15

1173 Words

Drt... drt... ponsel Lindsey pun bergetar. "Hallo.... ya Ero, ada apa?" jawab Lindsey dari suara telpon. "Kau sudah di apartemen ku? Baikkah aku akan membuka pintu," Cloris menjadi ketakutan mendengar nama ERO... ERO... ERO dia adalah lelaki jahat... bukan hanya jahat... tetapi kejam dan tak memiliki perasaan, tangannya sedikit bergetar, jantungnya sudah berdetak tak teratur, baru saja ia bisa bernafas lega karena bebas dari Ero, tapi sekarang ia mendengar bahwa Ero akan kesini? "Oh Tuhan ... aku harus bagaimana?" batin Cloris. Lindsey mengakhiri pembicaraan nya. "Linds. Ero akan datang kesini? Untuk apa?" Tanya Cloris cemas. "Aku tidak tahu," Cloris menarik tangan Lindsey dan mengajaknya mendekati sebuah lemari. "Linds aku akan sembunyi disini, tolong jangan katakan padanya bahwa a

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD