JOKE

2155 Words

Tatto dari sosok tersebut sangat mirip dengan milik Valgar. Bahkan tinggi dan juga perawakannya bagai pinang di belah dua. Ia merasa gila saat menyangkut pautkan hal ini. Valgar tak berniat menjawab. ‘’Am i right?’’ Melihat Valgar yang masih tak mau membuka suara membuat Ambar yakin bahwa dugaannya benar. Namun pria itu masih tak melepaskan dekapannya walau ia sudah tertangkap basah. ‘’Kenapa kau bertindak sejauh ini Valgar? Kau menyekap Rose. Mengejar-ngejarku layaknya seorang buronan. Bahkan mimpi buruk yang selama ini ku alami bermula dari kejadian di club sialan itu.’’ Ambar tercekat. Maniknya mengilap saat ia mengingat kejadian tersebut. Valgar melepaskan pelukannya. Ia menatap gadis itu lamat-lamat. Sungguh Valgar tak sanggup melihat kilatan di manik Ambar. Jangan sampai air mat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD