Di kehidupan terdahulu aku tidak menikmati masa SMA. Bila orang lain merasa senang, tertawa, pokoknya sangat bahagia; maka, pada kasusku masa SMA sangat mengerikan dan luar biasa menguras tenaga dan air mata. Dulu kupikir dengan memilih SMA negeri, setidaknya aku bisa membantu meringankan beban biaya sekolah. HAHAHA. Ternyata aku salah besar. Sekolah yang kupilih merupakan sarang anak sok kaya dan tukang tindas. Itu belum termasuk oknum pengajar yang tidak beretika dan gemar memukul. Tidak terhitung betapa banyak doa yang aku ucapkan sekadar agar satu hari segera terlewat dan lulus. Akan tetapi, sekarang JELAS BEDA. Sebagai Adel aku tidak perlu waswas setiap kali guru memberi tugas apa pun. Mohon maaf, terkadang tugas sekolah membutuhkan biaya yang tidak MURAH. Misal harus membuat se

