kembali indonesia 4 tahun lalu

496 Words
aku pun dan dherla tiba di indonesia, aku tercengang ternyata banyak yang menjemput, seperti nua dherla bukan orang biasa, hmm " siapa kau sebenar nya dherla?" tanya ku pada nya, dan dia hanya tersenyum " aku dherla, orang yang baru mengijakan kaki di negara mu" kata nya dengan senyuman " aku tau, maksudnya apa kau mafia? kenapa banyak sekali yang menjemput kita? padahal kau baru pertama x menginjakkan kaki di negara ku? " tanya ku penuh rentet dan dia hanya tertawa mendengar pertanyaan ku yang banyak " aku bukan mafia, papa ku bekerja di bidang industri yang cukup terkenal, papa yang mengatur kan semuanya, aku hanya terima beres" ucap nya enteng " hmm dasar ok( orang kaya)) " gerutu ku, dan dia memegang punda ku " apa ok? " tanya nya " orang kaya" jawab ku dan dia tersenyum, aneh banget ni orang, dan lebih aneh nya lagi kenapa aku bisa langsung akrab dengan nya, sementara aku baru mengenal nya ntah lah " hy kenapa melamun, ayo kita kerumah mu" kata nya membuyarkan lamunan ku " baik lah, ayah ku galak, pemakan manusia, " kata ku pada nya dan dia hanya senyum dan membuka kan pintu " silahkan nona zhakira " ucap nya ramah aku hanya tersenyum @@@@@ tiba di kediaman ku, kami di sambut keluarga ku, " hay sayang apa kabar nak, maaf ayah nggak bisa jemput " kata ayah penuh penyesalan " tak apa yah, aku juga bersama dengan seorang teman" kata ku pada ayah " benarkah? dimana dia? " tanya ayah " itu dia, dher sini, masuk lah" kata ku pada nya " selamat siang om" sapa nya ramah dan menyalim tangan ayah " duduk lah, jangan sungkan, siapa nama mu, dan dimana asal mu " kata ayah penuh tanya " saya dherla, saya kuliah di london, dan asli China" kata nya memperkenalkan diri " jadi kamu orang china? " tanya ayah pada nya " benar om, mami saya asli sini, asli bandung " kata nya lagi " oh ya, apa agama mu" tanya ayah lagi " isss apaan si yah, banyak banget tanya nya, kasian anak orang yahh" kata ku kesal " nggak papa, wajar ayah mu bertanya, karna kami baru kenal" " mami sama papa masuk islam, dan saya menganut kepercayaan china" kata nya panjang lebar kuliah ayah mengernyit kan dahi nya " bagaimana bisa kamu sama orang tua kamu beda keyakinan? " tanya ayah lagi " karna semenjak kecil saya tinggal dengan grandma dan grandpa di china, mereka juga menganut kepercayaan china, sedangkan papa mami tinggal di london dan yah begitu lah om" kata nya panjang lebar dan kulihat ayah menatap tak suka, " oh baik lah, kalian hanya berteman kan, ingat zhakira sudah punya calon suami " kata ayah lalu pamit pergi dherla hanya tersenyum " apaan sih ayah, lebay amat macam zaman siti nurbaya aja pakek acara jodoh2an" kata ku kesal " mungkin itu yang terbaik untuk kamu menurut ayah kamu" kata nya dengan senyuman hmm ayah lebay
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD