"Papa mau membicarakan apa?" tanya Rama. "Kalian sengaja berkumpul di sini? Untuk membicarakan apa?" tanya Lisa ketus. "Sabarlah, Lis. Papa belum bicara," sahut ibu. Seketika suasana menjadi hening kembali. Ardi beberapa kali menghela napas, hanya untuk menenahan emosinya. Duduklah dulu, Ram, Lis..., " ucap Ardi. Rama dan Lisa duduk di kursi depan meja Ardi, sementara Kinara dan lainnya duduk di sofa. Suasana menjadi tegang saat semuanya terdiam. "Rama, papa tahu kamu sudah bekerja dengan keras selama ini. Perusahaan semakin berkembang berkat usahamu dan juga Lisa. Papa menghargai itu semua dan sangat berterima kasih," ucap Ardi. "Tentu saja, Pa. Aku dan Rama berjuang keras untuk perusahaan ini. Sekarang papa tahu, 'kan? Siapa yang lebih pantas memimpin perusahaan?" jelas Lisa d

