Bryan menuruti permintaan Agnes mengajaknya untuk ke taman rumah sakit, tempatnya dirawat dan tentu saja harus mendapat ijin oleh dokternya. Bryan mendorong pelan kursi roda Agnes menuju taman setelah sampai Bryan duduk di salah satu bangku taman sedangkan Agnes asyik melihat anak-anak kecil yang bermain entah itu menangkap seekor kupu-kupu dan lain sebagainya. Bryan menatap nanar pemandangan itu, ia tau jika anaknya ingin sekali diposisi mereka yang bisa menghirup udara bebas, berlari kesana kemari dan sebagainya. Bryan menatap lembut anaknya mengusap pelan punggung Agnes. Agnes menoleh pada papanya dan tersenyum lebar. Ia tau jika anaknya sedang menahan rasa sakit di sekujur tubuhnya dibalik senyumannya yang ceria. 'Sekejam itukah cobaan yang kudapatkan'batin Bryan yang ingin seka

