Beberapa hari kemudian seperti biasa Nera saat ini sedang membacakan doa pada Adit setelah sholat subuh untuk segera sadar dari komanya. Dilain sisi salah satu tangan mungil itu bergerak pelan bersamaan dengan kedua mata bulat itu sedikit demi sedikit terbuka lebar menatap sekitar yang nampak asing baginya lalu ketika dirinya mendengar suara merdu seseorang, ia menatap diam orang itu dan seperti mengingat ingat sesuatu. Mulutnya ingin menangis tetapi diurungkan karena sesuatu dibawah bibirnya terasa sakit ketika digerakkan. Setelah selesai Nera meletakkan kitab suci itu di meja yang memang disediakan tempat buku bacaan-bacaan serta beberapa kitab suci Al-Qur'an berjejer rapi di meja itu kemudian Nera mengambil gelas kaca yang berisi air putih dan meneguknya. Nera masih tak sadar jika se

