BUKAN CUMA DIA

1156 Words

'Si Leni, kenapa nggak bawain kopi atau cemilan dulu sih? Kacau jadinya!' Ajeng tak berkomentar apapun. Dia menatap ke arah meja Panji dan sadarlah dirinya kalau jangankan kue, kopi juga tak dihidangkan. Tapi Ajeng tidak bisa menyalahkan siapapun. Karena biasanya itu disiapkan olehnya dan hanya Ajeng yang tahu takaran untuk kopi Panji. Baru setelah dibuat Ajeng akan menyuruh Leni atau siapapun di divisi sekretaris mengantar ke ruangan Panji. Sejak kejadian di hotel itu, Ajeng tak pernah lagi mengantarkannya sendiri. "Saya minta maaf Pak. Saya akan siapkan sekarang." "Atasanmu sudah mulai bekerja tapi sekretarisnya enak-enakan terlambat masuk kantor." Tunggu! Sepagi-paginya Panji datang Pasti di atas jam delapan kan? Ini Ajeng kembali ke kantor belum ada jam delapan. Kenapa dia disewo

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD