Kepala Madilyn rasanya mau pecah. Omongan Saveri di restoran tadi sama sekali tidak bisa disanggah karena memang terlalu banyak membuka tabir kebenaran yang coba disembunyikan Madilyn selama sepuluh tahun ini. Benar yang dikatakan Saveri, andai saja Madilyn tidak mengedepankan egonya dan mau memberi Saveri kesempatan waktu itu, drama panjang dalam hidupnya tidak akan pernah terjadi. Madilyn tidak akan mengalami kehidupan memalukan ketika harus hamil dan melahirkan tanpa suami serta dia juga tidak perlu menghadapi kehidupan sulit seperti saat tinggal di Tasmania. Madilyn sadar semua ini karena dia terlalu menjunjung tinggi gengsi dan harga dirinya. Sebenarnya sikap yang ditunjukkan Madilyn pada Saveri di restoran tadi hanya sebuah bentuk pertahanan diri agar dia tidak mudah luluh pada Save

