Madilyn duduk gelisah di studio lukisnya. Dia kembali teringat momen ketika Ayah dan Ibu mengintrogasinya tentang hubungannya dengan Saveri sampai-sampai Saveri memberinya perhatian seperti yang disampaikan oleh si kembar dan juga membuat si kembar seolah baru saja seperti menemukan sosok hero baru. Tak banyak cingcong Madilyn hanya menjawab bahwa dia dan Saveri hanya sebatas kenalan lalu kebetulan Saveri melihat dia pingsan karena sesak napas berada di tengah-tengah kerumunan penonton. Ayah sedikit percaya pada penjelasan Madilyn. Namun sepertinya tidak berlaku bagi Ibu yang kembali berpendapat bahwa sejak kapan Madilyn punya penyakit sesak napas sampai pingsan segala serta bentuk rasa kemanusiaan yang ditunjukkan oleh Saveri menurut Ibu bisa dibilang tidak wajar. Terlalu berlebihan juga

