51. Sebuah Keputusan dan Solusi

1667 Words

Ternyata perintah yang diberikan oleh Madilyn hanya ampuh untuk membuat Saveri melepas pelukannya dan sedikit menggeser posisi duduknya dari samping Madilyn. Tidak sampai membuat laki-laki itu menuruti perintah Madilyn sebelumnya yang menyuruhnya pindah ke sofa semula. Akhirnya Madilyn yang pilih menggeser posisi duduknya ke ujung sofa. “Jauh-jauhan banget duduknya? Aku ada masalah pada pendengaranku. Jadi aku khawatir nggak bisa dengar sepenuhnya omongan kamu kalau duduknya berjauhan kayak gini,” ujar Saveri dengan tatapan jengah pada sikap Madilyn yang menjauhinya seolah dia adalah penyakit menular yang bisa menular hanya lewat sedikit sentuhan. “Sini deketan! Kamu mau pembicaraan ini berlangsung lebih lama lagi dan nggak ada solusi apa pun sampai ibu dan anak-anak datang?” Yang dika

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD