“ASTRO!” Suara teriakan itu membuat Astro menengok ke belakang dan melihat Lucian tengah mengangkat sebuah pisau dan mengarahkannya ke arah Astro. Seakan terhipnotis, Astro hanya dapat terdiam menatap ke arah Lucian yang sudah bertubuh manusia itu. Rama yang melihat itu tentu tidak bisa diam, dia meloncati tangga dan dengan cepat berlari ke arah Lucian. Dengan menggunakan tubuhnya, Rama mengadu tubuhnya ke arah Lucian membuat keduanya langsung terjatuh di lantai. Bunyi gedebuk keras langsung terdengar ketika tubuh mereka tiba di lantai semen itu. “Rama!” Astro terpekik kaget. “ARGH!” Lucian bergerak cepat seperti kesakitan dan berusaha untuk menyingkirkan Rama dari tubuhnya tapi tidak bisa karena pria itu memeluk pinggangnya dengan erat. Lucian semakin mengeram kesakitan diikut

