Pagi itu, Kenzo menerima sebuah pesan dari Tante Vita, adik dari ibunya. "Kenzo, bisakah kamu bertemu Danu di kafe dekat kantormu? Ada hal penting yang perlu dia sampaikan." Kenzo mengernyitkan dahi. Ia tahu Danu, pria itu sedang berada disini, di kota ini untuk menghadiri acara ulang tahunnya semalam. Tante Vita sedang kesusahan. Sejak kemarin menangis terus saat di telepon ketika menghubungi mamanya. Ia sebenarnya merasa keberatan bertemu di luar, apalagi pertemuan di luar jam kerja terasa aneh. Namun, karena ini permintaan dari Tante Vita, ia tidak bisa menolak. Ia merasa harus membantunya meski ia tidak menyukai Danu, sepupunya. Karena sepertinya darurat, ia segera pergi menuju ke tempat yang dijanjikan. Ia pun tiba di kafe dan mendapati Danu sudah menunggu. Keduanya duduk berh

