20. Aneh

1269 Words

Pagi ini, ia bersiap-siap mengemasi semua pakaiannya. Oleh-oleh yang sudah dibelinya bersama Danu juga tak lupa ia kemasi. Tiba-tiba layar ponselnya menyala. Ada pesan masuk, dari Kenzo. Pria itu memintanya datang ke kamarnya. “Pagi-pagi? Ngapain dia minta aku kesana?” gumamnya. Ia mengetuk pintu kamar Danu. Memperlihatkan pesan dari Kenzo. Danu menatapnya. “Kenapa menatap seperti itu, Dan?” tanyanya. “Kamu pikir aku…” Danu menyentuh pipinya. “Aku nggak bermaksud, Sayang,” tukasnya sambil menguap. Maya masuk ke kamarnya. Rapi dan bersih. Tunangannya ini memang senang kerapian dan juga sangat bersih. Ia melihat sebuah pesan tertulis di atas meja. “Apa ini, Dan?” tanyanya. “Itu WO. Untuk kita agar bisa mendapatkan WO terbaik di kota ini.” ucapnya sambil mengecup pipinya. “Kamu yakin

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD