AIMAN POV "Bulan lalu saat pengajian bulanan keluarga abi sempet kasih map ke dia terus bilang ada yang mau kenal sama dia, coba di pertimbangkan tapi mungkin dia juga lagi sibuk si abang Zi mau nikah jadi ditunggu aja kabarnya" ucapan Kahfi itu terus membayang-bayangiku. Tak henti aku berdo'a semoga diberikan jalan yang terbaik oleh allah swt atas niat baikku untuk segera menyempurnakan agamaku. Tapi aku selalu teringat senyumnya dengan pria itu, yang aku tau dia juga seorang dokter sama seperti dia. Aku selalu menambah ilmuku mengenai pernikahan dan perempuan agar nantinya aku bisa meminimalisir kemungkinan aku akan menyakiti hatinya. Dia selama ini selalu dimanja dna dilimpahkan kasih sayang oleh kedua orang tuanya maka mana mungkin aku membiarkan dia merasakan sakit saat bersamaku.

