Kini Afila dan Gaozan sudah di depan pintu tempat film di putar. Gaozan tak pernah melepaskan tangan Afila yang ada di genggamannya. Dengan hati-hati zain membimbing calista ketika masuk kedalam ruangan bioskop. Gaozan memilih tempat di pojok, agar dengan bebas mereka dapat ngobrol tanpa ada yang mengganggu. “Zan, tempat kita dimana?” tanya Afila. “kamu lurus terus aja, tempat kita ada di ujung sana. Kamu yang di pojok ya sayang”, jelas Gaozan. Afila hanya biasa menurut dan terus berjalan. Kali ini, tidak banyak yang menonton film yang mereka tonton. Jadi Afila bisa dengan mudah menyampaikan apa yang harus Gaozan lakukan ketika mereka disekolah agar tidak ada yang tahu hubungan mereka. Ketika Afila menyampaikan semuanya, Gaozan hanya diam dan memandangi wajah gadis yang ada di sampingn

