Part 13

557 Words

Jika Larry teramat bahagia dengan hari yang begitu spesial berbeda dengan Evan yang Begitu pusing melihat keduanya menikah. "tidak..cara macam apa itu Evan," teriak Varen di hadapannya dengan wajah antusias. Evan hanya memijat kepalanya terasa bosan mendengar teriakan wanita yang bernama Varen itu, "tenanglah Varen.. apa kau tidak suka jika uang yang kita miliki bertambah banyak?" "Cara konyol.... Kau haus akan uang Evan... tidak kau tidak boleh melakukan nya," Varen menggelengkan kepalanya. Evan berdiri dari meja makannya dan membuka kulkas mengambil sebotol minuman, "kau juga haus akan uang bukan Varen... dirimu meninggalkan Larry demi apa? Demi apa lagi jika bukan uang?" Evan tersenyum. Merasa hatinya tercuil mendengar itu, Varen menarik lengan Evan. "apa-apa an kau ini Evan? dari

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD