Tidak Bisa Melepas

1236 Words

"Lama-lama aku kram otak nih. Kamu kalau ngomong irit penjelasan sih!" gerutuku sambil mencomot croissant Alex yang baru dimakan separuh dari piringnya. "Sedang lapar?" Alex tersenyum geli. "Iya! Ngobrol sama kamu bikin cepat lapar." Aku menggigit croissant dengan gemas seolah sedang menggigit kepalanya. "Kamu boleh menggigitku saat kita bercinta." Aku melongo. Kenapa topiknya bisa lari ke sana?? Mungkin ekspresiku terlihat lucu ya, karena Alex tertawa setengah mati. Yah, setidaknya sejak bersamaku dia tidak terlalu menyeramkan lagi. Namun, diam-diam aku berharap tawa dan senyumnya hanya untukku. Ih, sejak kapan aku punya pikiran seperti itu! Tertular gombal dari siapa nih?? "Jangan khawatir, Cantik. Senyumku memang hanya untukmu." Aaaahhhh! Dia menjawabnya dengan cara yang membuat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD