Hal mengejutkan Nami lihat ketika ia baru sampai di toko kue milik Danniela. Ada Neil di sana tengah mengobrol bersama Danniela. Keduanya duduk di kursi yang menghadap jendela sembari menikmati kopi. Sebenarnya bukan hal yang mengejutkan karena kemungkinan itu pasti terjadi semenjak Neil dan Danniela mengatakan bahwa mereka saling kenal dan Neil yang memang sering membeli kue di toko milik Dannila. Namun, yang membuat Nami heran keduanya sangat akrab. Seolah Neil tidak pernah merasakan luka besar yang selama ini ia alami akibat kematian sang tunangan. “Ya ampun! Kalian datang bersama! Kemarilah duduk bersama kami!” ajak Danniela penuh semangat. “Oh ada teman kalian juga, tidak apa-apa ayo bergabung saja,” kata Danniela ketika melihat Belinda. “Dia kakakku, namanya Belinda,” kata Dean mem

