Sixty Four

1703 Words

Salju pertama akhirnya turun membuat kota Manhattan terasa jauh lebih dingin. Suasana Natal mulai marak terasa di mana-mana. Toko-toko pakaian penuh dengan setelan baju musim dingin dan pohon-pohon Natal dari ukuran kecil hingga besar menghiasi setiap toko di sepanjang jalan. Dingin yang cukup menusuk tidak lantas membuat kota tersebut sepi. Justru semakin ramai dan orang berbondong-bondong menikmati turunnya salju pertama di tahun itu. Begitu pula dengan Dean yang berada di mobilnya. Ia membuka kaca lalu mengeluarkan tangan untuk merasakan salju. Dia selalu suka musim dingin dan salju. Dulu sewaktu kecil dia akan menghabiskan waktu liburannya di tempat bermain seluncur salju bersama kedua orangtuanya. Mereka pergi ke Eropa, tepatnya ke Swiss yang memang sangat terkenal dengan arena selun

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD